RADAR UPDATE, SOPPENG – Pemerintah Kabupaten Soppeng terus mempercepat transformasi digital untuk mewujudkan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan efisien. Hal ini ditegaskan dalam High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang berlangsung di Aula Kantor Gabungan Dinas, Kamis (2/7/2026), bekerja sama dengan Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan serta Bank Sulselbar.
Kepala BPKPD Soppeng Drs. H. Dipa, M.Si menyampaikan, sejak 2021 daerah ini telah menerapkan berbagai kanal pembayaran digital mulai dari QRIS, mobile banking, hingga e-wallet untuk pajak dan retribusi. Hingga kini, realisasi pembayaran pajak daerah non tunai mencapai 85,53%, sedangkan retribusi daerah mencapai 30,8%. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur dan literasi digital masyarakat, namun pihaknya optimis mempertahankan predikat daerah berbasis digital.
Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle meresmikan peluncuran QRIS untuk Retribusi Parkir dan Retribusi Pelayanan Kebersihan. "Ini bukan akhir, melainkan awal yang harus terus dikawal agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Dalam acara tersebut juga diserahkan penghargaan dari Bank Indonesia atas komitmen digitalisasi Soppeng, ditandatangani kerja sama Agen Laku Pandai antara Bank Sulselbar dengan PT Lamataesso Mattappa Perseroda, serta diserahkan kotak amal QRIS untuk Masjid Agung Darussalam Watansoppeng dan Masjid Besar Taqwa Ganra.
Published : OVA




