RADAR UPDATE, MAKASSAR – Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., menerima Letter of Intent (LoI) dari Direktur Utama PT Firmansyah Khatulistiwa Group, Dr. H. Hendra Firmansyah, S.E., M.M., terkait penjajakan rencana pembangunan pabrik pengolahan pala di Kabupaten Soppeng dengan perkiraan nilai investasi mencapai Rp164 miliar.
Penyerahan LoI tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Sulampua Investment & Business Forum (SIBF) 2026 yang berlangsung di Claro Hotel Makassar, Rabu (28/10/2026).
LoI tersebut merupakan pernyataan minat awal investor untuk menjajaki rencana pembangunan pabrik pengolahan pala di Soppeng.
Forum SIBF 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) mempertemukan pemilik proyek dengan calon investor. Dalam forum tersebut, BI mempromosikan 43 proyek investasi potensial di wilayah Sulawesi.
Bagi masyarakat Soppeng, rencana investasi ini membuka peluang pasar yang lebih luas bagi hasil perkebunan. Jika pabrik beroperasi, kebutuhan bahan baku dapat menyerap hasil panen petani pala di Soppeng dan berpeluang menjangkau daerah penghasil pala lainnya di Sulawesi Selatan.
Keberadaan pabrik juga berpotensi membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat, mulai dari kegiatan produksi hingga pengangkutan dan distribusi. Petani pun berpeluang memperoleh akses pasar yang lebih dekat apabila perusahaan membangun kemitraan pembelian dengan kelompok tani dan pelaku usaha lokal.
Dengan perkiraan investasi Rp164 miliar, pembangunan pabrik ini berpeluang menambah aktivitas ekonomi di Soppeng. Perputaran uang dari pembelian bahan baku, pembayaran tenaga kerja, dan kegiatan usaha pendukung diharapkan turut memberi manfaat bagi masyarakat.
Rencana tersebut sekaligus membuka kesempatan bagi Soppeng untuk mengembangkan komoditas perkebunan melalui industri pengolahan. Pala yang selama ini dijual sebagai hasil pertanian berpeluang memiliki nilai tambah melalui proses pengolahan di Kabupaten Soppeng.
Published : OVA




